distributor nasa,distributor produk nasa

Selamat Datang Dan Terimakasih Telah Mengunjungi Blog Saya Untuk Info Lebih Lanjut Tentang Produk NASA Silahkan Menghubungi Kami Di HP 085758552361/+6583568621 PIN BBM 5EE2A29C/569C9EF0 Terimakasih

CARA SUKSES BUDIDAYA CABAI

PEndahuluan
Cabai di tanam di dataran tinggi mau pun rendah ,ph 5-6 bertanam cabai di hadapkan dengan berbagai masalah ( resiko ) Diantaranya ,teknis budidaya ,kekurangan unsur ,serangan hama dan penyakit ,Dll.

PT.NATURAL NUSANTARA ( NASA ) BERUPAYA MEMBANTU PENYELESAIAN MASALAH TERSEBUT ,AGAR TERJADI PENINGKATAN PRODUKSI CABAI SECARA KUANTITAS,KUALITAS DAN KELESTARIAN ( K-3 ),SEHINGGA PETANI  DAPAT BERKOMPETISI DI ERA PASAR BEBAS


FASE PRATANAM

1.Pengolahan Lahan
●tebarkan pupuk kandang dosis 0,5-1 ton/1000 m2.
●Di luku kemudian di garu ( biarkan kurang lebih 1 minggu ) 
●diberi dolomit sebanyak 0,25 ton /1000 m2
●di buat bedengan lebar 100 cm dan parit selebar 80 cm
●siramkan SUPERNASA ( 2 BOTOL )
●SUPERNASA ; 2 Botol di larutkan dengan 3 liter air ( jadi larutan induk ).setiap 50 liter air tambahkan  200 cc larutan induk.Atau 1 gembor ( kurang lebih 10 liter ) di beri 1 sendok makan peres SUPERNASA Dan siramkan ke bedengan kurang lebih 5-10 m.
●Campurkan GLio 100-200 gr ( 1-2 bungkus ) dengan 50-100 kg pupuk kandang,biarkan 1 minggu dan sebarkan ke bedengan.
●Bedengan di tutup mulsa plastik dan di lubangi ,jarak tanam 60 cm × 70 cm pola zig zag ( biarkan kurang lebih 1 - 2 minggu ).

2.Benih

●biji benih di rendam POC NASA Dosis 0,5-1 tutup /liter air hangat kemudian di peram semalam.


FASE PERSEMAIAN ( 0-30 HARI )

1.Persiapan persemaian

●Arah persemaian  menghadap ke timur dengan naungan atap plastik atau rumbia.
●media tumbuh dari campuran tanah dan pupuk kandang atau kompos yang telah di saring,perbandingan 3:1 .pupuk kandang sebelum di pakai di campur dengan GLIO 100 gr dalam 25-50 kg pupuk kandang dan didiamkan selama kurang lebih 1 minggu .media di masukan polibag bibit ukuran 4×6 cm atau contong daun pisang.


2.penyemaian 

●biji cabai di letakkan satu persatu tiap polibag ,lalu di tutup selapis tanah + pupuk kandang matang yang telah di saring.
●semprot POC NASA Dosis 1-2 tutup/tangki umur 10-17 HSS
●penyiraman di lakukan setiap hari pada pagi  atau sore hari untuk menjaga kelembapan


3.pengamatan Hama dan penyakit 

a.penyakit 

●rebah semai ( dumping off ) gejalanya tanaman terkulai karena batang busuk di sebabkan oleh cendawan phytium sp dan Rhizoctonia sp.cara pengendalian :tanaman yang terserang di buang bersama dengan tanah ,mengatur kelembapan dengan mengurangi naungan dan penyiraman ,jika serangan tinggi ,siram GLIO 1 sendok makan ( kurang lebih 10 gr ) per liter Air.
●Embun bulu ,Di tandai ada nya bercak klorosis dengan permukaan berbulu pada Daun atau kotil yang di sebabkan cendawan peronospora parasitica .cara mengatasi seperti penyakit Rebah semai.
●kelompok virus , gejalanya pertumbuhan bibit terhambat dan warna daun mosaik atau pucat .gejala timbun lebih jelas setelah tanaman berumur lebih dari 2 minggu.cara mengatasi bibit yang terseran di cabut dan di bakar .semprot vektor virus dengan BVR atau PESTONA 


b.Hama Cabai 

●kutu daun persik ( Aphid sp ) perhatikan permukaan daun bagian bawah atau lipatan pucuk daun ,biasanya kutu Daun persik tersembunyi di bawah daun.pijit dengan jari koloni kutu yang di temukan,semprot dengan BVR atau PESTONA .
●Hama Thrip parvispinus ,Gejala serangan daun berkerut dan bercak klorosis karena cairan daun di hisap ,Lapisan bawah daun berwarna keperak perakan atau seperti tembaga,biasa nya koloni berkeliaran di bawah Daun.pengamatan sebaiknya dilakukan pada pagi atau sore hari karena Hama akan keluar pada waktu teduh .jika serangan parah ,semprot dengan BVR  atau PESTONA untuk mengurangi penyebaran.
●Hama Tungau  (Polyphagotarsonemus latus ) .Gejala serangan daun berwarna kuning kecoklatan menggulung terpuntir kebagian bawah sepanjang tulang daun .pucuk menebal dan berguguran sehingga tinggal batang dan cabang.perhatikan daun muda ,bila menggulung dan mengeras itu tandanya terserang Tungau .cara mengatasinya seperti pada Aphis dan Thrip.


FASE TANAM

1.pemilihan  bibit

●pilih bibit yang seragam ,kuat,sehat dan tumbuh mulus
●bibit memiliki 5-6 helai daun (umur 21-30 hari )


2.cara tanam

●waktu tanam pagi atau sore hari ,bila panas terik di tunda
●plastik polibag di lepas
●setelah penanaman selesai ,tanaman langsung di siram /di semprot POC NASA 3-4 tutup tangki


3.pengamatan Hama


●ulat tanah  ( Agrotis ipsilon ) aktif malam hari untuk kopulasi ,makan dan bertelur .ulat makan tanaman muda dengan jalan memotong batang atau tangki daun.siang hari sembunyi di dalam tanah di sekitar tanaman yang terserang.setiap ulat yang di temukan di kumpulkan lalu di matikan.jika serangan berat ,semprot dengan PESTONA  atau VIREXI.
●Ulat Grayak ( spodoptera litura  & S.exigua )ciri ulat yang bari menetes /masih kecil berwarna hijau dengan bintik hitam di kedua sisi dari perut /badan ulat,terdapat bercak segitiga pada bagian punggungnya ( seperti bulan sabit ) .Gejala serangga larva memakan permukaan bawah daun dan daging buah dengan kerusakan beberapa bintil-bintil atau lubang - lubang besar.jika serangan parah ,daun cabai gundul sehingga tinggal ranting-ranting nya saja .Telur di kumpulkan lalu di musnahkan ,menyiangi rumput di sekitar Tanaman yang di gunakan untuk persembunyian.semprot dengan VITURA,VIREXI atau PESTONA .
●Bekicot/eiput ,memakan Tanaman terutama menyerang pada malam hari .di cari di sekitar pertanaman ( kadang di bawah mulsa ) dan buang keluar area .



FASE PENGOLAHAN TANAMAN ( 7-70 HST )


1.penyiraman dapat di lakukan dengan pengocoran tiap tanaman atau penggenangan ( Dilep ) jika di rasa kering.
2.pemupukan lewat pengocoran di lakukan seminggu sekali tiap lubang.pupuk kocoran merupakan perbandingan campuran pupuk makro Urea:Sp 36:KCI :POP SUPER NASA = ( 250:250:250:100)gr dalam 50 liter  ( 1 tong kecil ) larutan .di berikan umur 1-4 minggu dosis 250 cc/Lubang ,sedang umur 5-12 minggu dengan perbandingan pupuk makro Urea :TSP:KCI :POWER NUTRITION =( 500:250:250:100 ) gr dalam 50 liter air, dengan dosis 500 cc /Lubang .


CATATAN :

●UMUR 1-4 MG 4 KALI APLIKASI ( KURANG LEBIH 7 TONG /APLIKASI )
●UMUR 5-12 MG 8 KALI APLIKASI ( KURANG LEBIH 14 TONG/APLIKASI )


3.penyemprotan POC NASA ke tanaman dengan dosis 5 tutup /tangki pada umur 10,29 kemudian pada umur 30,40 dan 50 HST POC NASA + HORMONIK dosis 1-2 tutup/tangki .
4.perempelan ,sisakan 2-3 cabang utama / produksi mulai umur 15-30 hari.

Berikut gambar tanaman cabai berumur 40 HST yang memakai produk nasa
Tampak depan
TAMPAK SAMPING


5.pengamatan Hama dan penyakit 
●spodoptera litura /ulat grayak ,liat keterangan di atas
●kutu -kutuan ( Aphis,Thrips,Tungau ),lihat fase persemaian .
●penyakit layu ,disebabkan beberapa jamur antara lain Fusarium phytium dan Rhizoctonia .Gejala serangan tanam layu secara tiba-tiba mengering dan gugur daun.Tanaman layu di musnahkan dan untuk mengurangi penyebaran,sebarkan GLIO.
●penyakit Bercak Daun ,Cercospora capsici.jamur ini menyerang pada musim hujan diawali pada daun tuan bagian bawah..gejala serangan berupa bercak dalam berbagai ukuran dengan bagian tengah berwarna abu-abu atau putih,kadang bagian tengah ini di sobek atau berlubang .daun menguning sebelum waktunya dan gugur ,tinggal buah ranting saja .akibatnya buah menjadi rusak karena terbakar sinar matahari.pengamatan pada daun tua.
●lalat buah ( dacus dorsalis ) gejala serangan buah yang telah berisis belatung akan menjadi keropos karena isi nya dimakan, buah sering gugur muda atau berubah bentuk nya .lubang buah memungkinkan bakteri pembusuk mudah masuk sehingga buah busuk basah.sebagai Vektor Antraknose.pengamatan di tunjukan pada buah cabai busuk ,kumpulkan dan musnakan .lalat buah di pantau dengan perangkap berbahan aktif metil Eugenol ,40 buah / ha atau atasi dengan MENTILAT LEM.
●penyakit Busuk buah Antraknosa ( colletotrichum gloeosporioides ) Gejala serangan berkembang menjadi warna orange ,abu-abu atau hitam .bagian tengah bercak terlihat garis-garis melingkar penuh titik spora berwarna hitam.serangan berat menyebabkan seluruh bagian buah mengering.pengamatan di lakukan pada buah merah dan hijau tua .buah terserang di kumpulkan dan di musnakan  pada waktu panen di pisahkan .jika serangan berat,sebari GLIO Di bawah Tanaman.





FASE PANEN DAN PASCA PANEN

1.pemanenan 

●panen pertama sekitar umur 60-75  HST
●panen ke 2 Dan seterus nya 2-3 hari dengan jumlah panen bisa mencapai 30-40 kali atau lebih tergantung ketinggian tempat dan cara budidayanya.
●setelah pemetikan ke 3 di semprotkan dengan POC NASA + HORMONIK dan di pupuk dengan perbandingan seperti di atas ,dosis 500cc/PH.


2.Cara panen

●Buah di panen tidak terlalu tua ( kematangan 80-90 % )
●pemanenan yang baik pagi hari setelah embun kering 
●penyortiran di lakukan sejak di lahan
●simpan di tempat yang teduh 


3.pengamatan Hama dan penyakit

●Kumpulkan dan musnahkan buah yang busuk/rusak

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "CARA SUKSES BUDIDAYA CABAI"

Posting Komentar